kenapa susah banget ya mw nulis lagi,,,,udh lama gk pernah nulis skrg malah susah mw mulai...
:-(
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Selasa, 03 Juli 2012
Selasa, 04 Oktober 2011
Kau Pikir Aku Bodoh?
"Aku juga punya cinta baru, dia menungguku diujung jalan. Aku tidak akan membiarkan cinta palsumu membuatku berjalan di tempat!"
Aku masih berpikirian tak menentu, aku masih menganggapmu pria idiot dengan sejuta alasan, alasan yang bisa dengan mudah kau selipkan disudut bibirmu. Tanpa rasa berdosa, seakan-akan kau tak menyadari kesalahanmu. Boleh aku meneriakan sebuah kalimat ditelingamu? "Aku tidak SEBODOH yang kamu kira!"
Kalau kau mengira aku sama seperti wanita yang pernah kau dekati, kau salah besar! Tolong reparasi otakmu dulu, sebelum kau mengajakku bicara, sebelum kau basa-basi soal cinta. Dengan otak sedangkal itu, kau tidak akan bisa mencerna tajamnya lidahku.
"Aku mencintaimu tapi aku juga mencintai dia. Jadi, aku tidak akan memberimu status karena aku masih sibuk mengejar cintanya. Tapi, jangan kuatir, aku mencintaimu. Aku tidak memberimu status yang jelas karena aku merasa aku bukan yang terbaik untukmu, tapi semua tetap bisa berjalan dengan normal. Kita bisa saling menggunakan panggilan sayang. Percayalah, aku mencintaimu." Jelasmu pelan-pelan dengan nada ragu, kutahu kau sedang berbohong. Kau terus mengulang kalimat "aku mencintaimu" tanpa bisa mempertanggung jawabkan kalimat itu. Want to know something? Saat itu, kau semakin terlihat buruk dimataku, menjadi sangat buruk. Persepsiku tentangmu menjadi berubah, dari seseorang yang harus kucintai menjadi seseorang harus kujauhi.
Kali ini, aku menutup telinga, mencoba tak mau tahu alasan-alasan barumu. Berusaha untuk tak peduli dengan semua perkataan dan rayuanmu yang terlihat realita tetapi sebenarnya mengandung bencana!
Kau boleh meninggalkan aku sekarang, kau boleh menghilangkan namaku dari otakmu dan hatimu, kau boleh jauhi aku sekarang juga, dan kau sangat boleh untuk mengejar cinta barumu. Ketahuilah, aku tak mau tahu lagi tentangmu. Kau hanya pengganggu yang tidak menghasilkan rindu. Tanpamu, hidupku masih berjalan dengan normal. Jadi, pergilah! Aku juga punya cinta baru, dia menungguku diujung jalan. Aku tidak akan membiarkan cinta palsumu membuatku berjalan di tempat!
Aku masih berpikirian tak menentu, aku masih menganggapmu pria idiot dengan sejuta alasan, alasan yang bisa dengan mudah kau selipkan disudut bibirmu. Tanpa rasa berdosa, seakan-akan kau tak menyadari kesalahanmu. Boleh aku meneriakan sebuah kalimat ditelingamu? "Aku tidak SEBODOH yang kamu kira!"
Kalau kau mengira aku sama seperti wanita yang pernah kau dekati, kau salah besar! Tolong reparasi otakmu dulu, sebelum kau mengajakku bicara, sebelum kau basa-basi soal cinta. Dengan otak sedangkal itu, kau tidak akan bisa mencerna tajamnya lidahku.
"Aku mencintaimu tapi aku juga mencintai dia. Jadi, aku tidak akan memberimu status karena aku masih sibuk mengejar cintanya. Tapi, jangan kuatir, aku mencintaimu. Aku tidak memberimu status yang jelas karena aku merasa aku bukan yang terbaik untukmu, tapi semua tetap bisa berjalan dengan normal. Kita bisa saling menggunakan panggilan sayang. Percayalah, aku mencintaimu." Jelasmu pelan-pelan dengan nada ragu, kutahu kau sedang berbohong. Kau terus mengulang kalimat "aku mencintaimu" tanpa bisa mempertanggung jawabkan kalimat itu. Want to know something? Saat itu, kau semakin terlihat buruk dimataku, menjadi sangat buruk. Persepsiku tentangmu menjadi berubah, dari seseorang yang harus kucintai menjadi seseorang harus kujauhi.
Kali ini, aku menutup telinga, mencoba tak mau tahu alasan-alasan barumu. Berusaha untuk tak peduli dengan semua perkataan dan rayuanmu yang terlihat realita tetapi sebenarnya mengandung bencana!
Kau boleh meninggalkan aku sekarang, kau boleh menghilangkan namaku dari otakmu dan hatimu, kau boleh jauhi aku sekarang juga, dan kau sangat boleh untuk mengejar cinta barumu. Ketahuilah, aku tak mau tahu lagi tentangmu. Kau hanya pengganggu yang tidak menghasilkan rindu. Tanpamu, hidupku masih berjalan dengan normal. Jadi, pergilah! Aku juga punya cinta baru, dia menungguku diujung jalan. Aku tidak akan membiarkan cinta palsumu membuatku berjalan di tempat!
Senin, 10 Januari 2011
begitu sulit menghapusmu dari hatiku, tak semudah aku menghapusmu dari fb, aku tahu kalau aku tak akan bisa memilikimu karena engkau t'lah menjadi milik orang lain, tapi kenapa kau begitu lama singgah dihatiku,
Sabtu, 25 Desember 2010
rindu yang terlarang........
apa salah jika aku merindukannya...........
aku tau klo dia telah pergi, tapi aku masih berharap dia akan kembali, aneh rasanya jika aku tetap berharap tapi apa salahnya jika aku tetap menjaga perasaan ini yang telah lama tinggal dihatiku, aku tak tau apakah dia masih ingat atau tidak , tapi sampai sekarang aku masih mencintainya........ma'afkan aku,,,
aku tau klo dia telah pergi, tapi aku masih berharap dia akan kembali, aneh rasanya jika aku tetap berharap tapi apa salahnya jika aku tetap menjaga perasaan ini yang telah lama tinggal dihatiku, aku tak tau apakah dia masih ingat atau tidak , tapi sampai sekarang aku masih mencintainya........ma'afkan aku,,,
Langganan:
Postingan (Atom)
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
kenapa susah banget ya mw nulis lagi,,,,udh lama gk pernah nulis skrg malah susah mw mulai...
:-(
:-(
"Aku juga punya cinta baru, dia menungguku diujung jalan. Aku tidak akan membiarkan cinta palsumu membuatku berjalan di tempat!"
Aku masih berpikirian tak menentu, aku masih menganggapmu pria idiot dengan sejuta alasan, alasan yang bisa dengan mudah kau selipkan disudut bibirmu. Tanpa rasa berdosa, seakan-akan kau tak menyadari kesalahanmu. Boleh aku meneriakan sebuah kalimat ditelingamu? "Aku tidak SEBODOH yang kamu kira!"
Kalau kau mengira aku sama seperti wanita yang pernah kau dekati, kau salah besar! Tolong reparasi otakmu dulu, sebelum kau mengajakku bicara, sebelum kau basa-basi soal cinta. Dengan otak sedangkal itu, kau tidak akan bisa mencerna tajamnya lidahku.
"Aku mencintaimu tapi aku juga mencintai dia. Jadi, aku tidak akan memberimu status karena aku masih sibuk mengejar cintanya. Tapi, jangan kuatir, aku mencintaimu. Aku tidak memberimu status yang jelas karena aku merasa aku bukan yang terbaik untukmu, tapi semua tetap bisa berjalan dengan normal. Kita bisa saling menggunakan panggilan sayang. Percayalah, aku mencintaimu." Jelasmu pelan-pelan dengan nada ragu, kutahu kau sedang berbohong. Kau terus mengulang kalimat "aku mencintaimu" tanpa bisa mempertanggung jawabkan kalimat itu. Want to know something? Saat itu, kau semakin terlihat buruk dimataku, menjadi sangat buruk. Persepsiku tentangmu menjadi berubah, dari seseorang yang harus kucintai menjadi seseorang harus kujauhi.
Kali ini, aku menutup telinga, mencoba tak mau tahu alasan-alasan barumu. Berusaha untuk tak peduli dengan semua perkataan dan rayuanmu yang terlihat realita tetapi sebenarnya mengandung bencana!
Kau boleh meninggalkan aku sekarang, kau boleh menghilangkan namaku dari otakmu dan hatimu, kau boleh jauhi aku sekarang juga, dan kau sangat boleh untuk mengejar cinta barumu. Ketahuilah, aku tak mau tahu lagi tentangmu. Kau hanya pengganggu yang tidak menghasilkan rindu. Tanpamu, hidupku masih berjalan dengan normal. Jadi, pergilah! Aku juga punya cinta baru, dia menungguku diujung jalan. Aku tidak akan membiarkan cinta palsumu membuatku berjalan di tempat!
Aku masih berpikirian tak menentu, aku masih menganggapmu pria idiot dengan sejuta alasan, alasan yang bisa dengan mudah kau selipkan disudut bibirmu. Tanpa rasa berdosa, seakan-akan kau tak menyadari kesalahanmu. Boleh aku meneriakan sebuah kalimat ditelingamu? "Aku tidak SEBODOH yang kamu kira!"
Kalau kau mengira aku sama seperti wanita yang pernah kau dekati, kau salah besar! Tolong reparasi otakmu dulu, sebelum kau mengajakku bicara, sebelum kau basa-basi soal cinta. Dengan otak sedangkal itu, kau tidak akan bisa mencerna tajamnya lidahku.
"Aku mencintaimu tapi aku juga mencintai dia. Jadi, aku tidak akan memberimu status karena aku masih sibuk mengejar cintanya. Tapi, jangan kuatir, aku mencintaimu. Aku tidak memberimu status yang jelas karena aku merasa aku bukan yang terbaik untukmu, tapi semua tetap bisa berjalan dengan normal. Kita bisa saling menggunakan panggilan sayang. Percayalah, aku mencintaimu." Jelasmu pelan-pelan dengan nada ragu, kutahu kau sedang berbohong. Kau terus mengulang kalimat "aku mencintaimu" tanpa bisa mempertanggung jawabkan kalimat itu. Want to know something? Saat itu, kau semakin terlihat buruk dimataku, menjadi sangat buruk. Persepsiku tentangmu menjadi berubah, dari seseorang yang harus kucintai menjadi seseorang harus kujauhi.
Kali ini, aku menutup telinga, mencoba tak mau tahu alasan-alasan barumu. Berusaha untuk tak peduli dengan semua perkataan dan rayuanmu yang terlihat realita tetapi sebenarnya mengandung bencana!
Kau boleh meninggalkan aku sekarang, kau boleh menghilangkan namaku dari otakmu dan hatimu, kau boleh jauhi aku sekarang juga, dan kau sangat boleh untuk mengejar cinta barumu. Ketahuilah, aku tak mau tahu lagi tentangmu. Kau hanya pengganggu yang tidak menghasilkan rindu. Tanpamu, hidupku masih berjalan dengan normal. Jadi, pergilah! Aku juga punya cinta baru, dia menungguku diujung jalan. Aku tidak akan membiarkan cinta palsumu membuatku berjalan di tempat!
begitu sulit menghapusmu dari hatiku, tak semudah aku menghapusmu dari fb, aku tahu kalau aku tak akan bisa memilikimu karena engkau t'lah menjadi milik orang lain, tapi kenapa kau begitu lama singgah dihatiku,
apa salah jika aku merindukannya...........
aku tau klo dia telah pergi, tapi aku masih berharap dia akan kembali, aneh rasanya jika aku tetap berharap tapi apa salahnya jika aku tetap menjaga perasaan ini yang telah lama tinggal dihatiku, aku tak tau apakah dia masih ingat atau tidak , tapi sampai sekarang aku masih mencintainya........ma'afkan aku,,,
aku tau klo dia telah pergi, tapi aku masih berharap dia akan kembali, aneh rasanya jika aku tetap berharap tapi apa salahnya jika aku tetap menjaga perasaan ini yang telah lama tinggal dihatiku, aku tak tau apakah dia masih ingat atau tidak , tapi sampai sekarang aku masih mencintainya........ma'afkan aku,,,
punya blog juga sekarang...hehe...
Langganan:
Postingan (Atom)

